BAKTI SOSIAL DOSEN FAPERTA DI PENGUNGSIAN KORBAN GEMPA, TSUNAMI & LIKUIFAKSI DI PASIGALA

Sudah sebulan warga Sulawesi Tengah hidup dalam kesulitan setelah diterpa bencana gempa dan tsunami. Duka warga ini menarik simpati berbagai pihak untuk membantu dan meringankan beban warga yang terkena bencana. Hingga kemarin, jalan menuju sejumlah kecamatan di Sigi masih rusak dan sulit dilewati truk bantuan, namun tidak menyulutkan semangat dosen-dosen fakultas pertanian Unismuh Palu untuk terus membagikan bantuan-bantuan ke tiap posko pengungsian.

Mereka juga merupakan korban bencana tersebut, namun dampak yang mereka terima tidaklah separah warga yang memang kehilangan tempat tinggal bahkan sana saudara.

Seperti diketahui, Jumat sore (28/9) Kota Palu, Donggala dan Sigi diguncang gempa 7,4 SR. Akibat bencana alam itu, Kota Palu pun dilanda gelombang tsunami. Sontak malam itu juga tanah air berduka. Masyarakat berupaya mencari informasi dan kabar tentang sanak keluarga mereka. Namun komunikasi terputus.