RENSTRA FAKULTAS PERTANIAN

BAB I

PENDAHULUAN

  • Arah Kebijakan Universitas Muhammadiyah Palu

Pendidikan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik, yang memungkinkan ketiga dimensi kemanusiaan paling elementer di atas dapat berkembang secara optimal. Dengan demikian, pendidikan seyogyanya menjadi wahana strategis bagi upaya mengembangkan segenap potensi individu, sehingga cita-cita membangun manusia Indonesia seutuhnya dapat tercapai.

Tujuan pembangunan pendidikan nasional juga diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan bagi peserta didik, yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, upaya peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih berkualitas merupakan mandat yang harus dilakukan bangsa Indonesia sesuai dengan tujuan negara Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk maksud tersebut, maka Visi Pendidikan Nasional dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasionall adalah : terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.

Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka tujuan Pendidikan Nasional menurut  Undang-Undang Sisdiknas antara lain : a) Meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia, b) Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, c) Meningkatkan sensitivitas dan kemampuan ekspresi estetis, d) Meningkatkan daya saing bangsa dengan menghasilkan lulusan yang mandiri, bermutu, terampil, ahli dan profesional, mampu belajar sepanjang hayat, serta memiliki kecakapan hidup yang dapat membantu dirinya dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan, e) Meningkatkan kualitas pendidikan dengan tersedianya standar pendidikan nasional (SPN) dan standar pelayanan minimal (SPM), serta meningkatkan kualifikasi minimum dan sertifikasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan lainnya.

Universitas Muhammadiyah Palu (Unismuh Palu) saat ini telah menetapkan visi jangka panjang sebagai gambaran masa depan perguruan tinggi yang memiliki visi “Menjadi Perguruan Tinggi yang unggul dalam pembelajaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berwaasan islam pada tahun 2025”. Rumusan Rencana  Strategis (Renstra) Unismuh Palu dalam memasuki era globalisasi terdapat dua dimensi yang erat kaitannya dengan paradigma baru Perguruan Tinggi Nasional , yaitu Dimensi Lokal dan Dimensi Global. Tidak akan mungkin kita mampu membangun lembaga pendidikan tinggi memasuki kehidupan global tanpa memperbaiki mutu dan manajemen kelembagaannya.

Dimensi lokal visi Unismuh Palu sejalan dengan kebijakan strategi pengembangan pendidikan tinggi direktorat jenderal pendidikan tinggi depdiknas yang dituangkan dalam bentuk : (i) kerangka pengembangan pendidikan tinggi jangka panjang (KPPT-JP) III 1995-2005, yang dilanjutkan dengan  (ii) Strategi pendidikan tinggi jangka panjang (SPT-JP atau HELTS) 2003-2010.

Di dalam KPTT-JP III, objek strategis yang akan dicapai dalam pengembangan pendidikan tinggi. Pada dimensi lokal dinyatakan dalam bentuk : (i) Akuntabilitas Penyelengaraan, (ii) Otonomi Penyelenggaraan, (iii) Mutu Pendidikan, dan (iv) Akreditasi.

Pada dimensi global visi tersebut mempunyai 3 aspek pengembangan, yaitu (i) Kompetitif (ii) Kualitas dan (iii) Jaringan Kerjasama.

Berbagai aspek pengembangan dari UnismuhPalu tersebut masing-masing dijabarkan di dalam misi dan tujuan atau rencana strategis yang ingin di wujudkan.

  • Dimensi Lokal
  1. Akuntabilitas Penyelengaraan.

Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas UnismuhPalu, maka perlu ditingkatkan partisipasi masyarakat di dalam pengelolaannya. Hal ini berarti masyarakat sebagai stakeholder merasa memiliki dan oleh sebab itu aktif menunjang pengembangannya.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka UnismuhPalu sebagai subsistem pendidikan nasional bukan hanya sebagai institusi untuk menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai industri jasa. Dengan kata lain UnismuhPalu perlu memperhatikan kebutuhan-kebutuhan perkembangan ekonomi atau tenaga kerja yang diperlukan oleh daerah Sulawesi Tengah pada khususnya dan tenaga kerja yang diperlukan oleh bangsa dan Negara pada umumnya.

2. Otonomi Penyelenggaraan

UnismuhPalu memerlukan otonomi bukan hanya otonomi dalam bentuk kebebasan mimbar akademik, tetapi juga otonomi penyelenggaraan institusi di dalam masalah-masalah manajemen dari penyusunan kurikulum. Dengan demikian UnismuhPalu sebagai lembaga pendidikan tinggi akan bersifat kreatif  dan menjadi pelopor perubahan baik di dalam masyarakat sekitarnya maupun di dalam kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

3. Mutu Pendidikan

UnismuhPalu sebagai salah satu pemasok sumber daya manusia tingkat tinggi yang akan menjadi penggerak dan lembaga pengkaderan calon pemimpin masyarakat. Untuk meningkatkan mutu UnismuhPalu tersebut, maka diperlukan standar nasional pendidikan.

Standar nasional pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.

Akreditasi yang dilakukan diUnismuhPalu adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Akreditasi dapat dilakukan secara internal dan eksternal. Akreditasi internel dilakukan oleh unit penjaminan mutu yang dibentuk oleh rektor, sedangkan akreditasi eksternal dilakukan oleh BAN-PT, yaitu Badan Evaluasi Mandiri (Independen) yang menetapkan kelayakan program dan/ atau satuan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.

1.1.2. Dimensi Global

  1. Kompetitif

Renstra UnismuhPalu selama kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan (2015-2020) menawarkan program-program akademik unggulan dengan taraf internasional, dengan harapan bukan hanya dapat mengharumkan nama bangsa dan Negara, tetapi juga dapat memetik keuntungan ekonomis, serta keuntungan-keuntungan lainnya.

Selain itu dengan dengan memiliki daya Kompetitif global, maka tidak perlu kita membuang dana yang besar untuk menggali pengetahuan yang telah diakumulasi oleh Pendidikan Tinggi  di Luar Negeri. Demikian pula dengan menawarkan program-program unggulan, maka akan terjadi kerja sama internasional dengan Negara-negara mitra. Dengan demikian kita ikut mewujudkan dan memajukan kerjasama dan perdamaian internasional

2. Kualitas

Di dalam rangka untuk meningkatkan kualitas UnismuhPalu, maka perlu ditingkatkan layanan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, utamanya mutu penelitian. Hanya dengan demikian kita dapat meningkatkan kemampuan kompetitif dari lembaga PT kita. Untuk itu sudah saatnya dan mendesak untuk membangun dan meningkatkan kualifikasi dosen dan tenaga kependidikan lainnya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (program doktor) dengan tenaga-tenaga dosen yang bermutu internasional.

UnismuhPalu diharapkan sebagai model pengambangan pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat kawasan timur Indonesia yang bermutu tinggi, juga menerbitkan hasil-hasil penelitiannya dalam bentuk jurnal ilmiah untuk konsumsi nasional, regional dan internasional.

3. Jaringan Kerjasama.

Apabila pada dimensi lokal kerjasama diselenggarakan antar universitas baik negeri maupun swasta di dalam negeri, maka di dalam memasuki dunia tanpa batas kerjasama dengan lembaga-lembaga perguruan tinggi di luar negeri telah merupakan suatu keharusan.

Kerjasama dengan universitas terbaik regional, nasional dan internasional dapat berupa pertukaran tenaga pengajar dan mahasiswa, menyelenggarakan riset bersama dan menyusun kurikulum yang lebih baik.  Jaringan kerjasama internasional akan memberikan manfaat bagi pengembangan lembaga maupun pengembangan ilmu pengetahuan.

  • Sejarah Singkat Fakultas Pertanian

Faperta Unismuh Palusecara resmi berdiri pada tanggal 11 Oktober 1994 (Surat Keputusan Dirjen. Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikandan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 274/DIKTI/Kep/1994). Pendirian Faperta Unismuh Palumerupakan respon terhadap kebutuhan sarjana di bidang pertanian khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah dan umumnya di negara Indonesia.

Faperta Unismuh Palumemiliki dua Jurusan/PS yaitu (1) Jurusan/PS  Sosial Ekonomi Pertanian, (2) Jurusan/PS Manajemen Hutan(Gambar 3.2),yang kemudian berubah menjadi Program Studi Agribisnis (Surat Keputusan Dirjen. Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 1513/D/T/2008 tanggal 30 April 2008) dan Program Studi Kehutanan (Surat Keputusan Dirjen.Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2887/D/T/K-IX/2010 tanggal 7 Juli 2010).

Diawal berdiirinya pada tanggal 11 Oktober 1994 Faperta di dukung oleh dosen tetap yayasan yang berjumlah 4 (empat) orang. Kemudian berkembang menjadi 16 orang dosen tetap yayasan.  Dengan kualifikasi S2  12 orang, S3 4 orang orang. Selain Dosen Tetap Yayasan, tenaga pengajar juga didukung oleh Dosen Tidak Tetap yang terdiri dari dosen Universitas Tadulako  dan dosen Tetap Yayasan dari Fakultas lain yang mengajar Agama Islam, Kemuhammadiyaan, dan ilmu-ilmu dasar lainnya. yang membantu mengajar beberapa matakuliah yang keahliannya belum dimiliki oleh Faperta.

  • Dasar Hukum

Faperta menyusun suatu Rencana Strategis sebagai landasan filosofis dan operasional untuk turut serta dalam pembangunan pendidikan nasional.  Adapun landasan hukum Faperta tahun 2016-2020 adalah :

  1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  2. Undang-Undang No. 25 Tahun Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
  3. Undang-Undang No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025;
  4. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  5. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  6. Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tingi;
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional (SNP).
  8. Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
  9. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2005 tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
  11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
  12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indoensia (KKNI)
  13. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 13 Tahun 2015 tentang Renstra Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 2015-2019;
  14. Peraturan Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 01/PRN/0/B/2012 tentang Majelis Pendidikan Tinggi
  15. Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor:02/PED/1.0/B/2012 Tanggal 16 April 2012 tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah
  16. Ketentuan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah No.02/PED/I.O/B/2012 Tentang PTM.
  17. Statuta UnismuhPalu Tahun 2014
  • Maksud dan Tujuan

Penyusunan Rencana Strategis dimaksudkan untuk memberikan arah dan pedoman bagi pimpinan fakultas/jurusan tentang kegiatan mendasar yang harus dilakukan dalam menjalankan roda organisasi untuk mencapai tujuan dan hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun mendatang sesuai dengan visi dan misi yang sudah ditetapkan.  Adapun maksud penyusunan  rencana strategis antara lain :

  1. Menjamin kesinambungan kegiatan/program menuju pencapaian tujuan Faperta
  2. Menyiapkan suatu rencana kerja yang terarah dan sistematis bagi pertumbuhan dan pengembangan fakultas
  3. Menyiapkan strategi bagi pengalokasian sumberdaya

Tujuan penyusunan Renstra Faperta  adalah sebagai berikut :

  1. Sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan atau tindakan dalam kurun waktu tertentu.
  2. Sebagai pedoman dalam mengalokasikan dan memanfaatkan sumberdaya secara efi
  3. Sebagai acuan untuk mengantisipasi perkembangan dan dinamika kebutuhan dan tuntutan masyarakat.
  4. Sebagai acuan untuk mewujudkan Visi, Misi dan Tujuan Faperta Unismuh Palu.
  5. Sebagai sarana untuk menjaga keberlanjutan pengembangan Faperta Unismuh Palu.
  6. Sebagai bahan evaluasi kinerja Faperta Unismuh Palu.
  • Ruang Lingkup

Ruang lingkup materi Rencana StrategiFapertaUnismuhPalumeliputi:

  1. Pendidikan dan Pembelajaran
  2. Sarana, Prasarana dan Sumberdaya Manusia
  3. Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
  4. Pengembangan Wawasan Al-Islam Kemuhammadiyahan
  5. Organisasi dan Manajemen
  6. Pendanaan

BAB II

LANDASAN DASAR PENYUSUNAN RENSTRA

Renstra Faperta Unismuh Paludisusun mengacu pada tiga pilar pendidikan nasional dan didasarkan atas visi, misi, nilai dan sikap dasar Faperta Unismuh Palu. Ketiga pilar pendidikan nasional tersebut adalah;

(1) Perluasan dan Pemerataan Akses Pendidikan,

(2) Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing, dan

(3) Penguatan Tata Kelola, Pencitraan Publik dan Akuntabilitas

Untuk merespon adanya perubahan yang cepat pada lingkungan eksternal (external environment) dan perubahan paradigma pendidikan tinggi, maka Faperta Unismuh Palutelah merevitalisasi visi dan misi-nya agar sesuai dengan tuntutan perubahan dan kepentingan pengguna.

2.1. Visi

Menjadi fakultas yang unggul dalam bidang pertanian berbasis kewirausahaan yang berwawasan Islamipada Tahun 2025

2.2. Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas di bidang Pertanian.
  2. Menyelenggarakan penelitian di bidang pertanian yang berhasil guna dalam pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang Pertanian yang bermanfaat dan berdaya guna.
  4. Menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

2.3. Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan di bidang pertanian yang berkualitas dan berdaya saing.
  2. Menghasilkan penelitian aplikatif dalam pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian.
  3. Mewujudkan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang bermanfaat bagi umat menuju kewirausahaan mandiri dalam masyarakat di bidang pertanian.
  4. Mewujudkan sivitas akademika yang berwawasan Islam dan kemuhammadiyahan

2.4. Sasaran

  1. Tercapainya pendidikan dan pengajaran dibidang pertanian berbasis kewirausahaan yang berwawasan Islami sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan.
  2. Tercapainya penelitian dibidang pertanian yang kreatif, inovatif, aplikatif dan berdaya guna bagi lingkungan dan masyarakat ditingkat lokal, nasional dan internasional.
  3. Tercapainya pengabdian kepada masyarakat dalam upayapengembangan sumber daya lokal dibidang pertanian yang berbasis lingkungan dan berdaya saing.
  4. Implementasi AIK di lingkungan kampus dan alumni yang terintegrasi dengan pengembangan keilmuan dibidang pertanian yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

BAB III

ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

3.1 Analisis Lingkungan Internal

  1. Tata Pamong dan Kepemimpinan

Sistem Tata Pamong Faperta didasarkan pada Statuta Unismuh Palu yang disahkan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah (SK Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 251/KEP/I.3/D/2014) tentang panduan pengelolaan Unismuh Palu dan  Pedoman Struktur Organisasi dan Tata Kelola Universitas yang ditetapkan dengan SK Rektor nomor E.5.05/005/I/UMP/2015  sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 serta diatur dalam Statuta Unismuh Palu.

Faperta Unismuh Palumemiliki 2 (dua) Jurusan/Program Studi yaitu 1) Jurusan/PS Sosial Ekonomi Pertanian, 2) Jurusan/PS Manajemen Hutan yang kemudian berubah menjadi ProgramProgram Studi Agribisnis (Surat Keputusan Dirjen. Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 1513/D/T/2008 tanggal 30 April 2008) dan Program Studi Kehutanan (Surat Keputusan Dirjen.Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2887/D/T/K-IX/2010 tanggal 7 Juli 2010).

Faperta Unismuh Palu secara resmi berdiri pada tanggal 11 Oktober 1994 (Surat Keputusan Dirjen. Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 274/DIKTI/Kep/1994. Pendirian Faperta Unismuh Palu merupakan respon terhadap kebutuhan sarjana di bidang pertanian khususnya di Propinsi Sulawesi Tengah dan umumnya di negara Indonesia.

Dekan memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, membina tenaga edukatif, mahasiswa, tenaga administrasi dan administrasi fakultas, serta bertanggung jawab kepada Rektor. dalam pelaksanaan tugasnya, Dekan  dibantu oleh tiga Wakil Dekan yang bertanggung jawab kepada Dekan yang terdiri atas Wakil Dekan Bidang Akademik (Wadek 1), Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan    (Wadek-2), dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (Wadek-3).

Senat fakultas merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan fakultas yang memiliki wewenang untuk menjabarkan kebijakan dan peraturan universitas/institut untuk fakultas yang bersangkutan. Tugas pokok senat fakultas adalah: merumuskan kebijakan akademik fakultas; merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian dosen; merumuskan norma dan tolok ukur pelaksanaan penyelenggaraan fakultas; menilai pertanggungjawaban pimpinan fakultas atas pelaksanaan kebijakan pimpinan universitas/institut mengenai calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi pimpinan fakultas. Senat fakultas terdiri atas guru besar, pimpinan fakultas, ketua jurusan  dan wakil dosen. Senat fakultas diketuai oleh dekan yang dibantu oleh seorang sekretaris senat yang dipilih di antara anggotanya. Senat Faperta beranggotakan 15 orang.

Program Studi merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik. Prodi terdiri atas unsur pimpinan: Ketua dan Sekretaris prodi; dan unsur pelaksana akademik : para dosen. Prodi dipimpin oleh Ketua yang dibantu oleh Sekretaris. Ketua prodi bertanggung jawab kepada Dekan fakultas yang membawahinya. Unsur pelaksana administratif terdiri atas Kepala Tata Usaha, Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik yang menangani urusan administrasi akademik, Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan yang menangani urusan administrasi umum dan keuangan, dan Kepala Sub Bagian Administrasi Kemahasiswaan yang menangani urusan administrasi kemahasiswaan.

Satuan pelaksana administrasi pada Faperta dikoordinir oleh seorang Kepala Bagian Tata Usaha (KTU) untuk menyelenggarakan pelayanan teknis dan administrasi yang meliputi administrasi akademik (dilaksanakan oleh seorang Kepala Sub Bagian Akademik), administrasi keuangan dan umum (dilaksanakan oleh seorang Kepala Sub Bagian Keuangan dan Umum), serta administrasi kemahasiswaan (dilaksanakan oleh seorang Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan). Pimpinan satuan pelaksana administrasi sebagaimana dimaksud bertanggung jawab langsung kepada Dekan melalui Wakil Dekan yang membidanginya.

  1. Mahasiswa

Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) Unismuh Palu.  Hak mahasiswa Unismuh Palu antara lain : 1) Memperoleh layanan akademik, kemahasiswaan, beasiswa, asuransi pertanggungan kecelakaan, dan fasilitas pendukung, 2) Layanan akademik meliputi pendidikan, pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyaan 3) memperoleh cuti akademik maksimal 2 (dua) semester selama menjadi mahasiswa, 4) layanan kemahasiswaan meliputi bidang penalaran, kesejahteraan, minat dan bakat 5)  fasilitas pendukung meliputi sarana dan prasarana penunjang perkuliahan.

Mahasiswa  memperoleh layanan akademik antara lain bantuan tutorial dari dosen penasehat akademik, selain itu mahasiswa Faperta Unismuh Palujuga mendapatkan layanan pengembangan minat dan bakat dalam bidang spiritual, organisasi, seni budaya, olahraga, kepekaan sosial, pelestarian lingkungan hidup, serta bidang kreativitas lainnya..

Untuk melaksanakan peingkatan kepemimpinan, penalaran, minat, kegemaran dan kesejahteraan mahasiswa dalam kehidupan kemahasiswaan maka mahasiswa bisa mengikuti organisasi kemahasiswaan.  Organisasi kemahasiswaan Unismuh Palu terdiri dari organisasi internal dan eksternal : 1) organisasi Internal terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa prodi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), 2) organisasi Eksternal yaitu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Organisasi kemahasiswaan di Fapertaada 2 yaitu Sylva untuk Mahasiswa Kehutanan dan Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri). Untuk mahasiswa agribisnis. Mahasiswa diwajibkan ikut Darul Arqam Dasar (DAD) dan Baitul Arqam.

Pemberian beasiswa kepada mahasiswa sangat memegang peranan penting dalam upaya pencapaian peluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi secara nasional. Dengan pemberian beasiswa dapat mengurangi angka putus kuliah

Secara berkala dan berkelanjutan dilakukan survei kepuasan mahasiswa terhadap layanan kemahasiswaan melalui penyebaran kuesioner. Umpan balik digunakan untuk perbaikan jenis dan mutu layanan kepada mahasiswa.

Mahasiswa Fapertamempunyai kemampuan akademik yang rata-rata baik, pada satu tahun terakhir mempunyai Indeks Presasi Kumulatif (IPK) > 3,30. Di luar perkuliahan mahasiswa banyak melakukan aktivitas akademik seperti melakukan kegiatan bakti sosial, lomba olah raga dan lain sebagainya.

Bentuk pelayanan kepada mahasiswa meliputi bantuan tutorial yang bersifat akademik melalui  dosen penasehat akademik, pembinaan softskill dan bimbingan karir, bimbingan konseling pribadi dan sosial. Selain itu juga pengembangan minat dan bakat , pemberian beasiswa, peningkatan keterampilan non akademik. Selain itu bakat, minat dan kepribadiannya dapat berkembang melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler. Dengan pelayanan demikian diharapkan mahasiswa dapat menempuh dan menyelesaikan kuliahnya dengan tepat waktu dan hasilnya yang berkualitas.

Pemberian beasiswa kepada mahasiswa sangat penting dalam upaya pencapaian sasaran perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi secara nasional.  Dengan pemberian beasiswa dapat mengurangi angka putus kuliah, sebagai akibat ketidakmampuan membiayai berbagai kebutuhan lainnya. Jenis-jenis beasiswa antara lain beasiswa Bidik Misi,  Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), Beasiswa BNI Syariah dan lain-lain. Jumlah penerima beasiswa di Faperta masih sangat sedikit jika dilihat dari berbagai jenis beasiswa yang ditawarkan ke PTN dan PTS.

2. Lulusan

Faperta Unismuh Palu memiliki suatu wadah himpunan alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Faperta Unismuh Palu (IKA-Faperta) yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Dekan Nomor E.4.23/109/FP-UMP/VIII/2012 dan Organisasi ini berdiri pada tanggal 05 Agustus 2012.

Alumni Faperta Unismuh Palusampai saat ini telah mencapai xxx orang. Alumni tersebut telah tersebar baik pada tingkat lokal, regional maupun nasionalsebagai Pegawai Negeri (PNS) maupun Swasta. Terdapat juga sejumlah alumni yang bekerja mandiri sebagai wirausahawan. Secara umum, bidang pekerjaan yang sesuai bagi alumni Faperta Unismuh Palumeliputi bidang-bidang keahlian pertanian dalam pengertian luas pada sistem agribisnis, yaitu mencakup (1) bidang keahlian pertanian pada sub-sistem hulu (up-stream), (2) bidang keahlian pertanian pada sub-sistem usaha tani (on-farm), (3) bidang keahlian pertanian pada sub-sistem pengolahan hasil (down-stream), (4) bidang keahlian pertanian pada sub-sistem pemasaran hasil (marketing), dan (5) bidang keahlian pertanian pada sub-sistem penunjang (supporting services). Sedangkan bidang-bidang keahlian kehutanan mencakup (1) Manajemen/pengelolaan sumberdaya hutan (2) Pemanfaatan sumberdaya hutan, dan (3) Konservasi kehutanan.

IPK rata-rata lulusan Faperta Unismuh Palumencapai 3,35. Lulusan Faperta Unismuh Palumembutuhkan waktu studi rata-rata 5,15 tahun. Masih tingginya lama studi dikarenakan sejumlah mahasiswa melakukan perbaikan nilai. Tingginya IPK dan rendahnya lama studi memperbesar probabilitas lulusan Faperta Unismuh Paluuntuk memperoleh pekerjaan.

IPK lulusan Faperta Unismuh Palu sudah memenuhi syarat IPK penerimaan pegawai. Sedangkan untuk lama studi masih diperlukan upaya untuk memperpendek masa studi dengan memperbaiki kualitas proses belajar mengajar, sistim bimbingan dan konseling, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, serta memperbaiki sistim pelaksanaan tugas akhir. Modul-modul pembelajaran dibuat secara lebih kreatif dan interaktif. Dengan metoda ini, diharapkan materi ajar lebih mudah diserap oleh mahasiswa.

Usaha meningkatkan kesempatan bekerja bagi lulusan ditempuh dengan meningkatkan relevansi yang mencakup pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan kualitas dan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui pendidikan lanjut dan pelatihan singkat, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lulusan, memberikan penguasaan teknologi informasi dan pengembangan wawasan kewirausahaan. Usaha lain adalah dengan meningkatkan komunikasi dengan alumni dan pengguna lulusan dengan memanfaatkan organisasi alumni untuk mendapatkan informasi bursa kerja.

3. Dosen

            Dosen di UnismuhPalu terdiri dari Dosen Tetap Persyarikatan dan Dosen Dipekerjakan pada Unismuh Palu. Dosen tetap dibagai dalam 2 kelompok yaitu 1) Dosen Tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan Prodi, 2) Dosen Tetap yang bidang keahliannya diluar Prodi.

Berdasarkan data jumlah dosen tetap yang bertugas pada Faperta berjumlah 16 orang.  Dosen tetap yang dimiliki Faperta sebagian besar berjenjang akademik Asisten Ahli 10 orang (62,5%), Lektor 6 orang (37,5%).  Jenjang Pendidikan S2  sebanyak 12 orang, S3 sebanyak 4 orang.  Sampai saat ini ada 2 orang yang sedang mengikuti program S3 di Universitas Tadulako. Dengan beasiswa dari Dikti Kemenristek dan dana bantuan UnismuhPalu.

Untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di Faperta maka dilakukan pembinanan dan pengembangan karir antara lain dosen wajib membuat penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat pendanaan Dikti Kemenristek, Dikti Muhammadiyah, Internal UnismuhPalu, Pemda (Balitbangda) dll.Agar terjadi peningkatan kualitas maka dosen-dosen harus mengikuti secara kontinyu kegiatan seminar regional, seminar nasional, seminar internasional dan pertemuan ilmiah lainnya. Serta memiliki publikasi ilmiah yang terindeks.

4. Tenaga Kependidikan

Tenaga kependidikan adalah unsur pelaksana administrasi di lingkungan Unismuh Palu.  Setiap Tenaga Kependidikan berkewajiban memberikan pelayanan maksimal dalam menunjang penyelenggaraan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Secara umum tenaga kependidikan yang tersedia di lingkungan Fakultasuntuk melayani mahasiswa kedua prodi yang ada mencukupi dalam jumlah dan kualifikasinya sehingga dapat melakukan tugasnya dengan sangat baik/efektif. Program-program peningkatan kompetensi tenaga kependidikan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta kebutuhan pemangku kepentingan.

Kendala yang dihadapi dalam pengembangan tenaga kependidikan:

  1. Masih terbatasnya ketersediaan dana untuk pengembangan tenaga kependidikan lanjutan agar sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi serta kebutuhan pemangku kepentingan.
  2. Pemberian insentif (reward) bagi tenaga kependidikan yang berkinerja baik belum sepenuhnya memuaskan akibat keterbatasan dana.
  3. Meskipun sejumlah workshop/training yang berkaitan dengan pengembangan tenaga kependidikan telah dilakukan, namun masih ada sebagian tenaga kependidikan yang kinerjanya belum memuaskan.

 

  • FasilitasPendukung/Sarana dan Prasarana
  • Laboratorium

Laboratorium adalah salah satu sarana  belajar yang merupakan bagian integral dari universitas. Beberapa laboratorium di UnismuhPalu pemakaiannya dilaksanakan terpusat seperti Laboratorium komputer dan labolatorium bahasa.  Sedang laboratorium dasar atau laboratorium ilmu-ilmu dasar dalam proses pembangunan.       Laboratorium alam di Faperta didukung dengan adanya Hutan Pendidikan seluas 5. 337,64 ha yang terlatak di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Prodi Agribisnis dan Prodi Kehutanan melaksanakan praktek, penelitian mahasiswa dan dosen di hutan pendidikan.

Ketersediaan prasarana dan sarana yang dimiliki Faperta Unismuh Palusaat ini relatif belum lengkap untuk mendukung kegiatan Tridharma pada kedua prodi serta pelaksanaan misi dan perwujudan visi Fakultas. Secara umum kapasitas prasarana yang ada dapat dimanfaatkan untuk sekitar 72 orang mahasiswa. Oleh karena dinamika perkembangan teknologi dan kebutuhan pemangku kepentingan, maka untuk lima tahun mendatang diperlukan adanya peningkatan jumlah, jenis, dan mutu prasarana.

  • Ruang kuliah

Efektivitas proses belajar mengajar akan berjalan baik jika didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Ruang kuliah Faperta cukup kondusif dengan tersedianya AC, LCD projektor, kursi yng baik, dan whiteboard

  • Perpustakaan

Perpustakaan Pusat merupakan perpustakaan utama di lingkungan Unismuh Palu. Koleksi pustaka pada Perpustakaan Pusat dapat diakses dengan sistem katalog.  Jenis koleksi yang tersedia mencakup text book, buku referensi, majalah, jurnal, prosiding, audio-video dan lain-lain. Di samping itu Perpustakaan Pusat juga mempunyai akses informasi ke Perpustakaan lain di dalam dan luar negeri.Karena layanan perpustakaan pusat masih terbatas maka kekurangan tersebut dipenuhi dengan menggunakan fasilitas IT yang ada di fakultas.

Disamping Perpustakaan Pusat, pada masing-masing Fakultas  terdapat Perpustakaan Fakultas. Perpustakaan Fakultas Petanian memiliki koleksi buku, jurnal, prosiding dan lain lain.

  1. Jaringan internet

Penggunaan komputer dan internet sebagai bagian dari proses belajar mengajar pada sebagian besar mata kuliah telah diterapkan sejak tahun 2000-an. Fakultas mempunyai fasilitas yang memadai dalam mendukung proses belajar-mengajar.

Pengelolaan sistem informasi di Faperta Unismuh Paludilakukan dengan komputer yang terhubung dengan jaringan luas/internet. Sistem informasi tersebut terdiri dari dua jenis yaitu Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan Sistem Informasi Akademik (SIA). SIM diperuntukkan bagi proses penyelenggaraan administrasi yang dapat diakses oleh dosen dan tenaga kependidikan di Fakultas dan Prodi untuk keperluan administrasi dosen dan tenaga kependidikan, keuangan, invetarisasi aset, prasarana dan sarana. Adapun SIA diperuntukkan bagi proses penyelenggaraan akademik yang dapat diakses oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk keperluan seperti (1) penyusunan jadwal mata kuliah, (2) pembagian kelas, (3) penetapan dosen pengasuh mata kuliah, (4) penerbitan surat tugas mengajar dosen, (5) penerbitan KHS, (6) pendaftaran mata kuliah (KRS), (7) evaluasi kinerja mahasiswa tahunan, (8) pendaftaran dan monitoring tugas akhir, dan (9) penerbitan transkrip akademik.

Semua unit organisasi di tingkat Faperta sudah terhubung dengan Local Area Network (LAN) dengan kecepatan akses 100 Mbps. Seluruh area Fakultas sudah tercakup dengan WiFi Hotspot dengan kecepatan akses 20 Mbps. Software yang digunakan adalah software berlisensi dalam jumlah yang memadai. Fasilitas e-learning sudah tersedia, namun pemanfaatannya belum sepenuhnya maksimal. Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sivitas akademika dan tenaga kependidikan dalam pemanfaatan sistem informasi manajemen, maka sejumlah workshop berkenaan dengan sistem ini dengan mendatangkan tenaga ahli yang relevan telah dilakukan baik oleh Fakultas maupun Universitas.

  1. Pembiayaan

            Pada UnismuhPalu sebagian besar sumber pendanaan berasal dari dana mahasiswa dan dana masyarakat (orang tua mahasiswa) yang meliputi : uang pendaftaran mahasiswa baru dan pindahan, SPP, dana ujian semester, dana pembangunan, PKL/magang, KKNT, dana skripsi, wisuda. Hampir seluruh sumber dana  tersebut digunakan untuk kebutuhan membiayai dana rutin universitas/fakultas.

Pengelolaan keuangan Universitas menggunakan prinsip Sistim Sentralisasi Administrasi Keuangan yang ditetapkan dalam peraturan Universitas. Rencana Anggaran dan Belanja Fakultas (RABFP) disusun oleh Pimpinan Fakultas bersama Senat Fakultas untuk diusulkan kepada Rektor.

       2. Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat

            Berdasarkan data dan kondisi aktual fakultas dapat dilihat masih rendahnya minat, kemampuan dan jenis penelitian yang dilakukan oleh dosen Faperta.  Selain itu sumber dana penelitian dan pengabdian dosen masih kurang. Tercatat beberapa sumber dana penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu dari Kemenristek Dikti, Dikti Muhammadiyah, Balitbangda dan Internal Unismuh Palu

Sumber dana penelitian dan pengabdian masyarakat yang pernah diperoleh Dosen Faperta yang berasal dari Kemenristek Dikti.

        3. Kerjasama

Kerjasama kelembagaan antara Faperta Unismuh Palu dengan institusi terkait baik lokal maupun regional dijalankan dengan prinsip saling menguntungkan. Cakupan kerjasama meliputi ketiga aspek Tridharma. Dari segi jumlah dan keragamannya, Faperta Unismuh Palu belum banyak melakukan kerjasama. Kerjasama dalam negeri yang telah dijalankan terdiri dari kerjasama dengan Faperta dari universitas lain, industri swasta (pusat dan daerah), perbankan (BRI, Mandiri, Mandiri Syariah, Muamalat), Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota), Kelompok Tani dan Koperasi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Upaya pengembangan dan peningkatan kerjasama:

  1. Peningkatkan kerjasama melalui riset kemitraan, publikasi bersama, resource sharing, benchmarking, pengembangan pengetahuan dan ketrampilan, pengembangan kurikulum.
  2. Penggalangan kerjasama dengan Pemerintah Daerah (PEMDA) untuk meningkatkan peran serta Faperta Unismuh Paludalam kegiatan pembangunan daerah.
  3. Pengembangan jejaring alumni.

      4. Sistem Penjaminan Mutu

Sistem Penjaminan Mutu Untuk Kepentingan Internal Dilakukan Melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas, Gugus Penjaminan Mutu (GPM) ditingkat Fakultas dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) ditingkat prodi.Adapun bentuk penjaminan mutu untuk kepentingan eksternal direpresentasikan dalam bentuk terakreditasinya semua prodi yang ada oleh lembaga akreditasi independen seperti BAN-PT. Seluruh Prodi Yang Ada di Faperta Unismuh PaluTelah Terakreditasi Oleh BAN-PT

K.Analisis Kekuatan dan Kelemahan

       Kekuatan (Strengths)

  1. Memiliki VMTS yang jelas dan realistis
  2. Memiliki Struktur organisasi yang jelas untuk mendukung pelaksanaan tata pamong dan terwujudnya VMTS
  3. Memiliki Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM)
  4. Memiliki tenaga pengajar yang mempunyai bidang keahlian beragam dengan kualifikasi S2 (75%), S3 (25%).
  5. Tersedianya sarana dan prasarana pendukung proses belajar mengajar yang relatif memadai
  6. Memiliki hutan pendidikan dengan Luas 5100 Hasebagai tempat praktek lapangan, penelitian dan publikasi dosen dan mahasiswa.
  7. Pengelolaan keuangan yang terpadu dan tersentralisasi di tingkat Universitas
  8. Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen yang melibatkan mahasiswa
  9. Memiliki jaringan kerja sama/kemitraan.
  10. Telah terakreditasi oleh BAN-PT.

     Kelemahan (Weaknesses)

  • VMTS belum sepenuhnya tersosialisasi dengan baik dan belum sepenuhnya dipahami
  • Belum optimalnya penerapan SOP dalam kegiatan akademik
  • Rendahnya kemampuan penggunaan teknologi informasi dan bahasa asing bagi dosen dan mahasiswa
  • Kurang optimalnya pelaksanaan sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga kependidikan
  • Belum semua mata kuliah dilengkapi dengan deskripsi, silabus dan sap.
  • Belum efektifnya sistem pembimbingan akademik dalam membantu mahasiswa
  • Keterbatasan sarana dan prasarana sistem informasi bagi civitas akademika dan tenaga kependidikan dari aspek kuantitas dan kualitas
  • Belum optimalnya Sistem informasi fungsi akademik (SIAKAD), laboratorium, perpustakaan, inventarisasi, alumni, administrasi, dan portofolio
  • Kurangnya jumlah perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang dimiliki dosen
  • Kurang optimalnya usulan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari aspek kualitas
  • Keterbatasan dana untuk pemeliharaan dan pengembangan fakultas.
  • Belum optimalnya peran aktif alumni dalam kegiatan pengembangan fakultas.

3.2    Analisis Lingkungan Eksternal

            Analisis eksternal meliputi peluang dan ancamanyang dihadapi oleh Faperta Unismuh Palu.  Penilaian dilakukan sesuai dengan standar pendidikan tinggi yang terdiri dari aspek sumberdaya manusia, sarana dan prasaran, proses belajar mengajar, pembiayaan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, manajemen dan kerjasama. Masing-masing aspek tersebut kemudian dianalaisis secara obyektif mengahasilkan peluang dan ancaman dalam analisis ekternal sebagai berikut:

  1. Analisis Peluang dan Ancaman

Peluang (Opportunity)

  1. VMTS sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah Sulawesi Tengah
  2. Banyak lulusan Faperta Unismuh Palu yang dikemudian hari ternyata mampu mengikuti studi lanjut dan mendapatkan pekerjaan yang mapan.
  3. Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap keluaran pendidikan, penelitian danpengabdian kepada masyarakat sebagai dampak kebijakan otonomi daerah
  4. Telah terbentuknya Ikatan Alumni (IKA)Faperta
  5. Tersedianya dana beasiswa DIKTI bagi dosen yang ingin melanjutkan studi
  6. Kesempatan untuk mendapatkan dana hibah untuk kegiatan penjaminan mutu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
  7. Kesempatan kerjasama dengan stakeholderuntuk menjalin kerja sama dengan lembaga nasional maupun internasional dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari aspek evaluasi dan peningkatan mutu manajemen.
  8. Kesempatan publikasi penelitian dosen pada jurnal ilmiah nasional maupun internasional
  9. Tersedianya kegiatan akademik (seminar, simposium, lokakarya bedah buku dll) tingkat nasional maupun internasional

Ancaman (Threat)

  1. Meningkatnya jumlah dan kualitas fakultas dan prodi sejenis di Indonesia
  2. Masyarakat lebih memilih prodi yang memiliki nilai akreditasi minimal B
  3. Semakin tingginya standarisasi mutu manjemen pengelolaan dan layanan fakultas dan prodi
  4. Semakin tingginya persaingan untuk memperoleh dana hibah
    1. Kurangnya karya inovatif dan pengajuan hak paten dosen
  5. Kurangnya kerjasama dengan pihak terkait dari aspek peningkatan keterampilan, penguasaan IT dan bahasa asing
  6. Semakin tingginya persyaratan dan persaingan untuk sertifikasi dosen
  7. Kurangnya kegiatan pemerintah yang melibatkan sivitas akademika (dosen dan mahasiwa).
  8. Kurangnya kerjasama dengan pihak lain terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana sistem informasi
  9. Belum terealisasinya hubungan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.

 

BAB IV

STRATEGI DAN PROGRAM

Faperta Unismuh Palusebagai salah satu subsistem dari sistem lokal, sistem nasional, dan sistem global, maka Faperta Unismuh Paluhanya dapat hidup dan berkembang apabila keluarannya dapat sesuai dan diterima dengan kebutuhan sistem tersebut.

Ditinjau dari kebutuhan  pasar Faperta Unismuh Palu dapat berkembang jika keluarannya dapat memenuhi kebutuhan pasar tersebut atau pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) antara lain: swasta dan pemerintah baik dalam maupun luar negeri. Disamping lingkungan eksternal, lingkungan internal Faperta Unismuh Paluseperti mahasiswa, lulusan, dosen, tenaga kependidikan, prasarana dan sarana, fasilitas pendukung, kinerja pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta sistem penjaminan mutu internal penting untuk diperhatikan.

Faperta Unismuh Paluharus mampu mengantisipasi perubahan faktor lingkungan (baik internal maupun eksternal). Hakekat perencanaan strategis adalah upaya proaktif untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan-perubahan internal dan eksternal sehingga mampu tetap hidup, tumbuh dan berkembang dengan meningkatkan daya saing yang berkelanjutan.

Dengan mengkaji berbagai kondisi internal dan eksternal Faperta Unismuh Paludan memperhatikan strategi pengembangan Unismuh Palu(pemerataan dan perluasan akses pendidikan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, dan penguatan tata kelola, pencitraan publik dan akuntabilitas), maka Faperta Unismuh Palu menetapkan strategi yang akan dilaksanakan:

4.1  Pendidikan

Untuk meningkatkan mutu Faperta maka diperlukan standar nasional pendidikan.  Standar nasional pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu. Dalam bidang pendidikan sasarannya adalah tercapainya pendidikan dan pengajaran dibidang pertanian berbasis kewirausahaan yang berwawasan Islami sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan dengan strategi sebagai berikut :

  1. Peningkatan proses pembelajaran yang berkualitas dan berdaya saing, melalui : jumlah mahasiswa baru, penerapan kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK),  mahasiswa lulus tepat waktu (≤ 4 tahun), lama studi (tahun), IPK rata-rata lulusan, Jumlah dosen dengan jabatan fungsional Asisten Ahli,  dan jumlah dosen dengan jabatan fungsional Lektor
  2. Peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran melalui: akses internet, fasilitas laboratorium komputer dan jumlah pustaka.
  3. Peningkatan kerjasama dibidang pendidikan melalui : jumlah kerjasama dalam negri, jumlah kerjasama luar negri
  4. Dukungan pembiayaan melalui besaran dana pendidikan

4.2  Penelitian

            Masih rendahnya jenis dan jumlah judul penelitian yang dihasilkan oleh dosen tetap yayasan/kopertis selama 5 (lima) tahun terakhir, hal ini disebabkan oleh antara lain dana rutin yang disediakan oleh universitas masih sangat terbatas dan minat dosen untuk melakukan penelitian sangat rendah. Untuk mengantisipasi berbagai permasalahan tersebut maka sasaran yang dilakukan adalah tercapainya penelitian dibidang pertanian yang kreatif, inovatif, aplikatif dan berdaya guna bagi lingkungan dan masyarakat ditingkat lokal, nasional dan internasional dengan strategi sebagai berikut :

  1. Peningkatan penelitian sesuai kompetensi dosen melaluijumlah penelitian dosen (per tahun), jumlah penelitian yang melibatkan mahasiswa, jumlah jurnal nasional,jumlah jurnal internasional, jumlah prosiding nasional, dan jumlah prosiding internasional.
  2. Peningkatan kerjasama dibidang penelitian melalui jumlah kerjasama dalam negeri dan jumlah kerjasama luar negeri
  3. Dukungan pembiayaan melalui besaran dana penelitian

4.3  Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)

            Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat sasaran yang dilakukan adalah tercapainya pengabdian kepada masyarakat dalam upaya pengembangan agribisnis yang spesifik lokasi dan menciptakan peluang usaha dengan strategi sebagai berikut :

  1. Peningkatan kegiatan pengabdian masyarakatmelalui jumlah pengabdian dosen (per tahun), jumlah pengabdian yang melibatkan mahasiswa dan jumlah kegiatan pengabdian yang terpublikasi
  2. Peningkatan kerjasama dibidang pengabdian kepada masyarakat melalui : jumlah kerjasama dalam negeri dan jumlah kerjasama luar negeri
  3. Dukungan pembiayaan melalui besaran dana penelitian

4.4   Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK)

Sasaran yang dilakukan adalah implementasi AIK di lingkungan kampus dan alumni yang terintegrasi dengan pengembangan keilmuan dibidang pertanian yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakatdengan strategi sebagai berikut :

  1. Peningkatkan kegiatan pembinaan AIK melalui : jumlah dosen yang mengikuti Baitul Arqam danjumlah dosen yang mengikuti Darul Arqam
  2. Implementasi nilai-nilai AIK dalam pembelajaran melalui :jumlah matakuliah yang memuat nilai-nilai AIK dan jumlah tugas akhir yang mengintegrasikan nilai-nilai AIK dengan bidang keilmuan
  3. Dukungan pembiayaan melalui besaran dana pembina.

BAB V

STRATEGI PENGEMBANGAN

5.1  Tujuan Pengembangan

Pengembangan Faperta Unismuh Palu diarahkan untuk menjadi pusat keunggulan (centre of excellence) pendidikan tinggi dan pengembangan ilmu pertanian dan berbasis pada moral dan etika yang Islami serta mengembangkan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam memberikan layanan yang terbaik, berkualitas dan profesional.

5.2 Strategi Pengembangan

Strategi pengembangan dirumuskan berdasarkan analisis kondisi lingkungan internal dan eksternal secara komprehensif dan realistis sehingga menghasilkan landasan langkah-langkah pelaksanaan dan kinerja yang sistematis, saling berkontribusi dan berkesinambungan. Strategi dan keberhasilan pelaksanaannya diukur dengan ukuran-ukuran yang mudah dipahami seluruh pemangku kepentingan. Segala dokumen pendukung yang berkaitan dengan sasaran dan strategi pencapaiannya didokumentasikan dengan baik.

 

BAB VI

RENCANA OPERASIONAL

Proses penyusunan RENOP program dan kegiatan di Fakultas Pertanian dilakukan dengan mengacu pada RENSTRA yang merupakan penjabaran dari VMTS Faperta yang akan dilaksanakan  secara bertahapoleh Prodi Agribisnis dan Prodi Kehutanan dalam rencana tahunan.

Berdasarkan RENOP pada tahap sebelumnya ( 2011 – 2015 )  maka penjabaran RENOP ini menitik beratkan pada semua aspek sasaran terutama aspek peneltian dan pengabdian  kepada masyarakat serta pembinaan AIK.

RENOP ini disusun  dengan memuat sasaran, strategi pencapaian, unit ukur indikator kinerja pada tahun 2016- 2020 pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pembinaan AIK untuk dilaksanakan oleh sivitas akademika dan tenaga kependidikan dilingkungan Faperta Unismuh Palu serta dipahami oleh stakeholder baik internal maupun eksternal.

Secara garis besar, tahapan pelaksanaan RENOP di Faperta Unismuh Palu dalam upaya  pencapaian visi Fakultas yang diturunkan dari Visi Universitas dengan target waktu pada  tahun 2025,  dijabarkan dalam tabel  berikut :

RENCANA OPERASIONAL

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALU

Rencana Operasional Faperta Unismuh Palu tahun 2016-2020 :

Sasaran Strategi Pencapaian Unit Ukur

Indikator Kinerja

Target Capaian Capaian Indikator Kinerja
2016 2017 2018 2019 2020
Tercapainya pendidikan dan pengajaran dibidang pertanian berbasis kewirausahaan yang berwawasan Islami sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan.

 

Peningkatan proses pembelajaran yang berkualitas  dan berdaya saing

 

Jumlah Mahasiswa Baru 20 % 30 % 40 % 50 % 60 %
Penerapan Kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK) 20% 40 % 60 % 80 % 100 %
Mahasiswa lulus tepat waktu (≤ 4 tahun) 30 % 40% 50% 60 % 70%
Lama Studi (tahun) ≤  4 ≤  4,2 ≤ 4,5 ≤  4,5 ≤  5,5
IPK Rata-rata lulusan 3,00 3,10 3,15 3,25 3,35
Jumlah dosen dengan jabatan fungsional Asisten Ahli 100 % 87% 81,2 % 75 % 63%
Jumlah dosen dengan jabatan fungsional Lektor 0 % 12,5 % 18,7 % 25 % 37,5%
Peningkatan Sarana dan Prasarana Pembelajaran

 

Akses internet 0 0 0 0 20 Mbps
Fasilitas Laboratorium Komputer 2 4 6 8 10
Jumlah pustaka 100 150 200 250 300
Peningkatan kerjasama dibidang pendidikan Jumlah kerjasama dalam negeri 1 2 2 5 7
Jumlah kerjasama luar negeri 0 0 0 0 0
Dukungan pembiayaan Besaran dana pendidikan 30 % 30 % 30 % 30 % 30 %
Tercapainya penelitian dibidang pertanian yang kreatif, inovatif, aplikatif dan berdaya guna bagi lingkungan dan masyarakat ditingkat lokal, nasional dan internasional.

 

Peningkatan penelitian sesuai kompetensi dosen Jumlah penelitian dosen (per tahun) 16 16 18 20 16
Jumlah penelitian yang melibatkan mahasiswa 16 16 18 20 16
Jumlah jurnal nasional 0 0 0 5 0
Jumlah jurnal internasional 0 0 0 0 0
Jumlah prosiding nasional 0 0 0 0 3
Jumlah prosiding internasional 0 1 0 0 0
Peningkatan kerjasama dibidang penelitian Jumlah kerjasama dalam negeri 1 2 2 5 7
Jumlah kerjasama luar negeri 0 0 0 0 0
Dukungan pembiayaan Besaran dana penelitian 20 % 20 % 20 % 20 % 20 %
Tercapainya pengabdian kepada masyarakat dalam upaya pengembangan sumber daya lokal dibidang pertanian yang berbasis lingkungan dan berdaya saing. Peningkatan kegiatan pengabdian masyarakat Jumlah pengabdian dosen (per tahun) 16 16 16 17 16
Jumlah pengabdian yang melibatkan mahasiswa 16 16 16 17 16
Jumlah kegiatan pengabdian yang terpublikasi 0 0 0 0 0
Peningkatan kerjasama dibidang pengabdian kepada masyarakat Jumlah kerjasama dalam negri 0 0 0 1 1
Jumlah kerjasama luar negri 0 0 0 0 0
Dukungan pembiayaan Besaran dana pengabdian 10 % 10 % 10 % 10 % 10 %
Implementasi AIK di lingkungan kampus dan alumni yang terintegrasi dengan pengembangan keilmuan dibidang pertanian yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Peningkatkan kegiatan pembinaan AIK Jumlah dosen yang mengikuti Baitul Arqam 0 0 0 0 0
Jumlah dosen yang mengikuti Darul Arqam 0 0 0 0 0
Implementasi nilai-nilai AIK dalam pembelajaran Jumlah matakuliah yang memuat nilai-nilai AIK 4 4 4 4 3
Jumlah tugas akhir yang mengintegrasikan nilai-nilai AIK dengan bidang keilmuan 0 0 0 0 0
Dukungan pembiayaan Besaran dana pembinaan AIK 0 % 0% 0 % 0 % 5 %

 

BAB VII

PENUTUP

Renstra Faperta Unismuh Palutahun 2016-2020 adalah merupakan acuan bagi pengembangan dan arah dari seluruh kegiatan di Faperta Diharapkan Renstra ini akan menentukan langkah berupa kebijakan-kebijakan untuk mencapai tujuan sehingga semua kegiatan yang ada di lingkungan Faperta Unismuh Palulebih terarah.

Renstra ini disusun untuk jangka waktu 5 tahunan yang dalam pelaksanaannya dilengkapi dengan Rencana Operasional (Renop). Renop selanjutnya dijabarkan lagi ke dalam dokumen kerja Sistem Perencanaan Penyusunan Program dan Penganggaran (SP4). Selain itu butir-butir strategi pengembangan yang merupakan bagian utama dari Renstra ini perlu dijabarkan dalam panduan teknis dan dimasyarakatkan agar implementasinya secara operasional dihayati dan didukung oleh sivitas akademika. Kunci keberhasilan pelaksanaan Renstra ini ditentukan oleh empat faktor yaitu: (a) komitmen dari segenap sivitas akademika untuk melaksanakan/ mengimplementasikan dalam kegiatan nyata; (b) berkembangnya atmosfir akademik yang kondusif; (c) kedisiplinan dari pelaksana, serta (d) berkembangnya budaya kualitas.